Close
Close

Jelang Ujian Sumatif SD, Plt Kadis Pendidikan Buru Selatan Tekankan Kejujuran dan Kepercayaan Diri

NAMROLE – Menjelang pelaksanaan Ujian Sumatif bagi peserta didik Sekolah Dasar (SD) di seluruh kecamatan Kabupaten Buru Selatan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Mumin Tomanussa, menyampaikan pesan motivasi sekaligus penguatan kepada seluruh peserta didik agar menghadapi ujian dengan tenang, percaya diri dan menjunjung tinggi kejujuran.

Mumin menegaskan, ujian bukan semata-mata menjadi momentum untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Karena itu, keberhasilan dalam mengikuti ujian tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi nilai yang diperoleh, melainkan juga oleh sikap dan proses yang dijalani setiap peserta didik.

“Selamat menempuh Ujian Sumatif bagi seluruh peserta didik Sekolah Dasar di semua kecamatan di Kabupaten Buru Selatan. Semoga diberikan kemudahan, kesehatan, dan kelancaran dalam mengerjakan setiap soal,” ujar Mumin.

Ia berharap seluruh peserta didik mempersiapkan diri secara optimal, menjaga kesehatan dan beristirahat dengan cukup sebelum mengikuti ujian. Para siswa juga diminta membaca setiap soal dengan teliti, mengelola waktu dengan baik serta mengerjakan seluruh soal berdasarkan kemampuan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran.

Jangan Takut Menghadapi Ujian

Mumin mengingatkan peserta didik agar tidak memandang ujian sebagai sesuatu yang menakutkan.

Menurutnya, Ujian Sumatif merupakan bagian dari perjalanan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari sekaligus mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilalui.

“Hadapi ujian dengan tenang. Jangan takut pada soal yang sulit. Baca dengan teliti, pahami pertanyaannya dan berikan jawaban terbaik sesuai dengan kemampuan masing-masing,” pesannya.

Ia juga meminta peserta didik tidak mudah menyerah apabila menemukan soal yang dianggap sulit. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter dan potensi yang berbeda. Karena itu, yang terpenting adalah keberanian untuk berusaha, ketekunan dalam belajar dan kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri.

Kejujuran Lebih Berharga dari Nilai

Di tengah tuntutan pencapaian akademik, Mumin memberikan penekanan khusus terhadap pentingnya kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya menghasilkan peserta didik yang mampu memperoleh nilai tinggi, tetapi juga harus membentuk pribadi yang memiliki integritas.

Ujian, kata dia, merupakan salah satu ruang untuk melatih sikap tersebut. Peserta didik diharapkan mengerjakan soal secara mandiri dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan prinsip kejujuran.

“Ujian bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang tinggi, tetapi juga tentang bagaimana anak-anak belajar bertanggung jawab dan jujur terhadap hasil dari proses belajarnya,” tegas Mumin.

Baginya, nilai yang diperoleh melalui kejujuran memiliki makna yang jauh lebih besar karena mencerminkan kemampuan sekaligus karakter peserta didik.

Kejujuran yang dibangun sejak bangku sekolah diharapkan menjadi kebiasaan yang terus melekat ketika anak-anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun kehidupan bermasyarakat.

Guru dan Orang Tua Menjadi Penguat

Mumin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendampingi peserta didik selama proses pembelajaran dan mempersiapkan mereka menghadapi Ujian Sumatif.

Menurutnya, keberhasilan peserta didik tidak dapat dilepaskan dari peran guru yang dengan penuh kesabaran memberikan pembelajaran, bimbingan dan motivasi.

Pada saat yang sama, dukungan orang tua juga sangat dibutuhkan. Mumin mengajak para orang tua menciptakan suasana rumah yang tenang, memberikan motivasi dan menghindari tekanan berlebihan kepada anak selama menghadapi ujian.

“Anak-anak membutuhkan dukungan dan ketenangan dari lingkungan di sekitarnya. Karena itu, guru dan orang tua memiliki peran penting agar mereka dapat mengikuti ujian dengan percaya diri dan tanpa tekanan,” ujarnya.

Dukungan sederhana berupa perhatian, doa dan dorongan positif diyakini dapat membantu peserta didik menghadapi ujian dengan kondisi psikologis yang lebih baik.

Ujian Bukan Akhir dari Perjalanan Pendidikan

Pelaksanaan Ujian Sumatif di seluruh wilayah Kabupaten Buru Selatan diharapkan berlangsung aman, tertib, lancar dan objektif, dengan dukungan seluruh satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua serta seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan.

Bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, ujian bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, setiap tahapan pendidikan harus menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membentuk generasi yang mampu menghadapi masa depan.

Karena itu, peserta didik tidak hanya diharapkan memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, tangguh dan memiliki karakter yang kuat.

Pesan Mumin kepada para peserta didik pun sederhana, namun sarat makna: belajarlah dengan sungguh-sungguh, kerjakan ujian dengan jujur, hadapi setiap soal dengan percaya diri dan jangan pernah takut untuk berusaha.

Sebab, setiap ujian bukan hanya mengukur apa yang telah dipelajari, tetapi juga mengajarkan bagaimana seseorang menghadapi tantangan dengan ketenangan, kejujuran dan keberanian. (yul)

Beri Komentar Anda

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!

أحدث أقدم