Namrole, SBS_Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) La Hamidi, Rabu, 27 Agustus 2025, melantik 13 eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel, di ruang kerja bupati.
Ketiga belas eselon II yang dilantik sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bursel nomor 800.1.3.3/90 Tahun 2025 tentang pengangkatan pegawai negeri Sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bursel.
"Sejalan dengan janji kami selaku bupati dan wakil bupati untuk perbaikan birokrasi melalui direktorat pengawasan pengendalian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia (RI) telah dilakukan audit terhadap seluruh hasil seleksi JPT pada Kabupaten/Kota se-Indonesia yang bermasalah, termasuk kabupaten Bursel pada 16 s/d 21 Juni 2025 di audit oleh BKN RI dan hasilnya berupa rekomendasi yang menjadi dasar saya dalam mengusulkan dan melantik saudara-saudara pada hari ini, " ucap La Hamidi, dalam sambutannya seusai melantik 13 eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel, Rabu, 27 Agustus 2025.
Dia berharap pejabat pimpinan tinggi pratama yang telah dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggungjawab.
"Mari maknai momentum ini sebagai kesempatan untuk berkarya dengan sebaik-baiknya, sekaligus ikhtiar bersama dalam membangun birokrasi ini dan institusi daerah yang semakin kuat, adaptif dan terpercaya, " ujar LHM.
Menurutnya, kita semua menyadari bahwa tuntutan terhadap birokrasi semakin kompleks, di tengah perubahan yang cepat.
Bupati menungkapkan, Pemkab Bursel pada 2022 telah melaksanakan seleksi terbuka atas 23 JPTP yang telah mendapat pertimbangan teknis Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) namun tak kunjung dilakukan pelantikan.
"Karena saya yakin penempatan jabatan yang tepat dalam struktur birokrasi dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, " kata alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Ambon ini.
Ia mengatakan, dalam konteks inilah, rotasi, promosi maupun mutasi jabatan tidak sekedar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan organisasi pemerintah tetap dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta sasaran pembangunan.
"Saya berharap kepada para pejabat yang hari ini menerima mandat baru, untuk bergerak cepat dan bekerja secara adaptif. Kenali dengan baik medan tugas, bangun sinergi dengan tim kerja serta ciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka dan kolaboratif. Jangan ragu turun ke lapangan yang mana menjadi pejabat publik hari ini, menuntut kita untuk hadir mendengar, serta mampu menangkap kebutuhan masyarakat secara riil. Bekerjalah tidak hanya berdasarkan rutinitas, tetapi juga dengan kepekaan, empati dan solusi yang berdampak langsung, " ujar ayah empat anak ini.
Oleh karena itu, nilai-nilai ASN berakhlak harus terus ditanamkan dalam praktek kerja sehari-hari, bukan hanya sebagai jargon, tetapi menjadi pedoman moral dan profesionalisme aparatur negara.
"Terkait mutasi jabatan, saya minta seluruh pejabat agar menyelesaikan tanggung jawab sebelumnya dengan tertib dan melakukan serah terima jabatan secara formal. Jangan sampai terjadi kekosongan fungsi yang menganggu kinerja layanan publik, " ucap alumni Universitas Iqra Buru ini.
Bupati ketiga ini mengatakan, dengan dilaksanakan pelantikan JPTP pada hari ini, kita telah menjawab tuntutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lewat program Monitoring Center for Prevention (MCP) dan akan kita tindak lanjuti untuk pelantikan jabatan administrator, pengawas dan jabatan fungsional lainnya secara bertahap pada Oktober tahun ini.
"Kepada seluruh pejabat dan pemangku jabatan yang baru, saya kembali mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah dan ruang pengabdian. Tugas kita bukan sekedar menjalankan fungsi administratif, tetapi mewujudkan nilai manfaat dan menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat. Mari kita jaga kekompakan, saling mendukung dalam tugas dan bersama-sama mewujudkan kabupaten Bursel yang sejahtera, adil dan makmur, " ujar mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bursel ini.
Ketiga belas eselon II yaitu, Muhammad Solissa sebagai Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Risno Taweri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Saida Salampessy Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Muhammad Sadly Sahadi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Mahmud Umanailo Kepala dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), La Ode Adam Malik Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Hairul Latif Tuahuns Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Idris Loilatu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rudi Hartono Seram Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Novy Edwin Marthin Solissa Kepala Dinas Perdagangan, Cunraad Herman Waemesse Kepala Dinas Pertanian, Ridwan Nyio Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Majid Latuconsina Kepala Badan Pendapatan. (Yul)
Post a Comment
Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!