Close
Close

Bawaslu Lantik 18 Anggota Panwaslu Kecamatan, Ini Harapan Souwakil

Namrole, SBS
Setelah dinyatakan lulus oleh Bawaslu Buru Selatan (Bursel), 18 anggota Panwaslu Kecamatan untuk enam (6) kecamatan yang ada di kabupaten tersebut dilantik secara resmi oleh ketua Bawaslu Bursel, Robo Souwakil.


Pelantikan Panwaslu kecamatan sesuai SK Ketua Bawaslu Bursel Nomor 03 tahun 2024  berlangsung di gedung serbaguna Pemda Bursel, Jumat (24/5/2024) pukul 19.30 WIT.


Mereka yang dilantik adalah Waetina Sigmarlatu, Raeham Solissa dan Muhamar Borut untuk Panwaslu kecamatan Namrole.


Kecamatan Waesama, Taufik Souwakil, Hamja Hayale dan Adam Latuconsina. Kecamatan Ambalau, Yunus Solissa, Rasmin Solissa dan Moh Nur Souwakil. Kecamatan Leksula, Ali Hasan, SH, Handri Gritsal Teslatu dan Remon Hukunala. 


Sedangkan Kecamatan Kepala Madan, Suryadi Sibela, Mohamad Nur Pontororeng dan Junedi Ngedihu dan Kecamatan Fena Fafan ada Seles Biloro, Maradona Lesnussa dan Anitha Seleky.


Ketua Bawaslu Bursel, Robo Souwakil dalam keterangannya mengatakan bahwa pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Ketua Bawaslu kabupaten Bursel Nomor 03 Tahun 2024 tertanggal 24 Mei 2024 dn sudah sesuai dengan mekanisme.


Didampingi, anggota Bawaslu Nikson Nurlatu dan Rosvita Mukaddar serta Sekretaris Bawaslu Bursel Supardi Salamun, Souwakil berharap Panwaslu Kecamatan yang baru diambil sumpah dan janji bisa menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaik-baik mungkin, mengingat Pemilukada kali ini berbeda dengan Pemilu kemarin.

"Teman-teman yang diambil sumpah dan janji tadi kami sungguh berharap bisa lebih optimal dalam melakukan pengawasan, sebab Pemilukada ini berbeda dengan Pemilu yang baru selesai digelar 14 February kemarin," ujar Souwakil kepada awak media di lokasi pelantikan.


Dia menyebut, kontestasi di Pemilukada sangat krusial dengan berbagai macam dinamika, sehingga proaktif Pengawasan dari Panwaslu kecamatan harus lebih ditingkatkan.


"Kami juga sesungguh berharap kepada teman-teman Panwaslu Kecamatan agar lebih pro aktif dan kekurangan - kekurangan kemarin yang terjadi di Pemilu 14 February itu harus ditutupi," paparnya.


Souwakil mengaku, meskipun Bawaslu Bursel dalam pengawasan jumlah personil tidak sebanding dengan jumlah TPS, namun pihaknya tetap optimis melakukan pengawasan secara menyeluruh di setiap TPS yang ada di Kabupaten Bursel.

"Kami tetap optimis mengawal proses Pemilukada dan memaksimalkan pengawasan kami sehingga tidak terjadi hal-hal diluar ketentuan undang-undang Pilkada," imbuhnya.


Untuk maksud itu, dalam Pemilukada kali ini, pihaknya akan memfollow up dan membekali Panwaslu Kecamatan melalui penguatan kapasitas (Bimtek) untuk sigap dalam mencegah kemungkinan-kemungkinan terjadinya pelanggaran di Pemilukada.


"Na teknisnya itu, bahwa Bimtek yang ada pada Pilkada kali ini dia lebih teknis dan spesifik karena dia per devisi. Jadi ada yang ditangani oleh devisi SDM dan Devisi Hukum dan Pencegahan, serta Devisi Penanganan Pelanggaran yang tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan teman-teman di sekretariat," tandasnya. (Tim)

Beri Komentar Anda

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!

Previous Post Next Post